Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai Quantum Computation.
·
Definisi
Quantum Computing atau dalam bahasa
Indonesia yaitu komputer kuantum yang merupakan komputer terobosan terbaru
dalam dunia teknologi komputer saat ini. Lalu apa definisi dari kuantum
komputer itu sendiri? Saya mendapat pengertian computer dari beberapa artikel
yang saya baca bahwa komputer kuantum adalah jenis chip processor terbaru yang
diciptakan berdasarkan perkembangan mutakhir dari ilmufisika (dan matematika)
quantum. Singkatnya, chip konvensional sekarang ini perlu diganti dengan yang
lebih baik. Tetapi kalau menurut saya
pribadi komputer kuantum adalah sebuah komputer masa depan yang canggih dengan
menggabungkan ilmu fisika dan merupakan pengembangan dari komputer saat ini
dengan menggunakan chip yang lebih baik dibandingkan dengan chip konvensional
sehingga memiliki fungsi yang lebih baik.
·
Keunggulan
Komputer kuantum memanfaatkan sebuah
fenomena yang dinamakan super posisi yaitu dalam mekanika kuantum, suatu
partikel bias berada dalam dua keadaan sekaligus. Komputer kuantum juga menggunakan
Qubits yaitu kemampuan untuk berada di berbagai macam keadaan. Komputer kuantum
memiliki potensi untuk melaksanakan berbagai perhitungan secara simultan atau
lebih rinci sehingga jauh lebih cepat dari komputer digital. Jadi intinya
komputer kuantum lebihbaik kemampuannya dan lebih cepat dibandingkan dengan
komputer digital.
·
Sejarah Quantum Computing
Pada tahun 1970-an pencetusan atau
ide tentang komputer kuantum pertama kali muncul oleh para fisikawan dan
ilmuwan komputer, seperti Charles H. Bennett dari IBM, Paul A. Benioff dari
Argonne National Laboratory, Illinois, David Deutsch dari University of Oxford,
dan Richard P. Feynman dari California Institute of Technology (Caltech).
Feynman dari California Institute of
Technology yang pertama kali mengajukan dan menunjukkan model bahwa sebuah
sistem kuantum dapat digunakan untuk melakukan komputasi. Feynman juga
menunjukkan bagaimana sistem tersebut dapat menjadi simulator bagi fisika
kuantum.
Pada tahun 1985, Deutsch menyadari
esensi dari komputasi oleh sebuah komputer kuantum dan menunjukkan bahwa semua
proses fisika, secara prinsipil, dapat dimodelkan melalui komputer kuantum.
Dengan demikian, komputer kuantum memiliki kemampuan yang melebihi komputer
klasik.
Pada tahun 1995, Peter Shor
merumuskan sebuah algoritma yang memungkinkan penggunaan komputer kuantum untuk
memecahkan masalah faktorisasi dalam teori bilangan.
Sampai saat ini, riset dan
eksperimen pada bidang komputer kuantum masih terus dilakukan di seluruh dunia.
Berbagai metode dikembangkan untuk memungkinkan terwujudnya sebuah komputer
yang memilki kemampuan yang luar biasa ini. Sejauh ini, sebuah komputer kuantum
yang telah dibangun hanya dapat mencapai kemampuan untuk memfaktorkan dua digit
bilangan. Komputer kuantum ini dibangun pada tahun 1998 di Los Alamos, Amerika
Serikat, menggunakan NMR (Nuclear Magnetic Resonance).
Entanglement
Entanglement adalah efek mekanik kuantum yang
mengaburkan jarak antara partikel individual sehingga sulit menggambarkan
partikel tersebut terpisah meski Anda berusaha memindahkan mereka. Contoh dari
quantum entanglement: kaitan antara penentuan jam sholat dan quantum
entanglement. Mohon maaf bagi yang beragama lain saya hanya bermaksud memberi
contoh saja. Mengapa jam sholat dibuat seragam? Karena dengan demikian secara
massal banyak manusia di beberapa wilayah secara serentak masuk ke zona
entanglement bersamaan.
Pengoperasian Data Qubit
Komputer kuantum memelihara urutan
qubit. Sebuah qubit tunggal dapat mewakili satu, nol, atau, penting, setiap
superposisi quantum ini, apalagi sepasang qubit dapat dalam superposisi kuantum
dari 4 negara, dan tiga qubit dalam superposisi dari 8. Secara umum komputer
kuantum dengan qubit n bisa dalam superposisi sewenang-wenang hingga 2 n negara
bagian yang berbeda secara bersamaan (ini dibandingkan dengan komputer normal
yang hanya dapat di salah satu negara n 2 pada satu waktu). Komputer kuantum
yang beroperasi dengan memanipulasi qubit dengan urutan tetap gerbang logika
quantum. Urutan gerbang untuk diterapkan disebut algoritma quantum.
Sebuah contoh dari implementasi
qubit untuk komputer kuantum bisa mulai dengan menggunakan partikel dengan dua
putaran menyatakan: “down” dan “up”. Namun pada kenyataannya sistem yang
memiliki suatu diamati dalam jumlah yang akan kekal dalam waktu evolusi dan
seperti bahwa A memiliki setidaknya dua diskrit dan cukup spasi berturut-turut
eigen nilai , adalah kandidat yang cocok untuk menerapkan sebuah qubit. Hal ini
benar karena setiap sistem tersebut dapat dipetakan ke yang efektif spin -1/2 sistem.
·
Algoritma Quantum Computing
Para ilmuwan mulai melakukan riset
mengenai sistem kuantum tersebut, mereka juga berusaha untuk menemukan logika
yang sesuai dengan sistem tersebut. Sampai saat ini telah dikemukaan dua
algoritma baru yang bisa digunakan dalam sistem kuantum yaitu algoritma shor
dan algoritma grover.
·
Algoritma
Shor
Algoritma yang ditemukan oleh Peter
Shor pada tahun 1995. Dengan menggunakan algoritma ini, sebuah komputer kuantum
dapat memecahkan sebuah kode rahasia yang saat ini secara umum digunakan untuk
mengamankan pengiriman data. Kode yang disebut kode RSA ini, jika disandikan
melalui kode RSA, data yang dikirimkan akan aman karena kode RSA tidak dapat
dipecahkan dalam waktu yang singkat. Selain itu, pemecahan kode RSA membutuhkan
kerja ribuan komputer secara paralel sehingga kerja pemecahan ini tidaklah
efektif.
·
Algoritma
Grover
Algoritma Grover adalah sebuah
algoritma kuantum yang menawarkan percepatan kuadrat dibandingkan pencarian
linear klasik untuk list tak terurut. Algoritma Grover menggambarkan bahwa
dengan menggunakan pencarian model kuantum, pencarian dapat dilakukan lebih
cepat dari model komputasi klasik. Dari banyaknya algoritma kuantum, algoritma
grover akan memberikan jawaban yang benar dengan probabilitas yang tinggi.
Kemungkinan kegagalan dapat dikurangi dengan mengulangi algoritma. Algoritma
Grover juga dapat digunakan untuk memperkirakan rata-rata dan mencari median
dari serangkaian angka, dan untuk memecahkan masalah Collision.
·
Implementasi
Quantum Computing
Pada 19 Nov 2013 Lockheed Martin,
NASA dan Google semua memiliki satu misi yang sama yaitu mereka semua membuat
komputer kuantum sendiri. Komputer kuantum ini adalah superkonduktor chip yang
dirancang oleh sistem D – gelombang dan yang dibuat di NASA Jet Propulsion
Laboratories.
NASA dan Google berbagi sebuah
komputer kuantum untuk digunakan di Quantum Artificial Intelligence Lab
menggunakan 512 qubit D -Wave Two yang akan digunakan untuk penelitian
pembelajaran mesin yang membantu dalam menggunakan jaringan syaraf tiruan untuk
mencari set data astronomi planet ekstrasurya dan untuk meningkatkan efisiensi
searchs internet dengan menggunakan AI metaheuristik di search engine
heuristical.
A.I. seperti metaheuristik dapat
menyerupai masalah optimisasi global mirip dengan masalah klasik seperti
pedagang keliling, koloni semut atau optimasi swarm, yang dapat menavigasi
melalui database seperti labirin. Menggunakan partikel terjerat sebagai qubit,
algoritma ini bisa dinavigasi jauh lebih cepat daripada komputer konvensional
dan dengan lebih banyak variabel.
Penggunaan metaheuristik canggih
pada fungsi heuristical lebih rendah dapat melihat simulasi komputer yang dapat
memilih sub rutinitas tertentu pada komputer sendiri untuk memecahkan masalah
dengan cara yang benar-benar cerdas . Dengan cara ini mesin akan jauh lebih
mudah beradaptasi terhadap perubahan data indrawi dan akan mampu berfungsi
dengan jauh lebih otomatisasi daripada yang mungkin dengan komputer normal
Quantum berlawanan dari fisika
klasik dan semua intuisi kita. Engineering menghindari ilmu ini karena terlalu
teoritis dan tidak bisa diaplikasi. Tapi ini mungkin adalah satu-satunya
harapan untuk menghindari akhir dari kemajuan komputer. komputer. Meskipun kita
selalu heran melihat model komputer baru muncul setiap bulan, secara teoritis
ini ada ujungnya. Komputasi masa kini - komputer konvensional - dikerjakan oleh
transistor, dan kecepatannya bergantung pada ukuran transistor. Kemajuan
komputer yang sampai sekarang terjadi adalah karena transistor menjadi semakin
kecil. Gordon Moore, co-founder dari Intel, pada tahun 60-an berkata, jumlah
transistor per inchi persegi akan berlipat dua kali setiap tahun.
Suatu hari transistor itu bisa
menjadi sebesar satu atom dan Richard Feynmann, fisikawan terhebat sejak Albert
Einstein, berpendapat bahwa ini adalah ukuran transistor terkecil yang mungkin.
Tentunya ini keberhasilan luar bisa untuk mencapai ukuran itu, namun apakah ini
betul-betul akhir dari kemajuan komputer?
Tidak, dengan adanya Quantum
Computer. Quantum Computer, berbeda dengan banyak istilah lain, memang memakai
fenomena quantumyang tidak bisa ditiru komputer konvensional. Ini bukan
pengembangan komputer biasa, melainkan konsep yang baru sama sekali.
Quantum Computer adalah alat hitung
yang menggunakan sebuah fenomena mekanika kuantum, misalnya superposisi dan
keterkaitan, untuk melakukan operasi data. Dalam komputasi klasik, jumlah data
dihitung dengan bit; dalam komputer kuantum, hal ini dilakukan dengan qubit.
Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat kuantum dari partikel dapat
digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika kuantum
dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data ini. Dalam hal ini untuk
mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru yang
sesuai dengan prinsip kuantum
Quantum Computer dapat memproses
jauh lebih cepat daripada komputer konvensional. Pada dasarnya, quantum
computer dapat memproses secara paralel, sehingga berkomputasi jauh lebih
cepat.
Quantum Computer dapat jauh lebih
cepat dari komputer konvensional pada banyak masalah, salah satunya yaitu
masalah yang memiliki sifat berikut:
- Satu-satunya
cara adalah menebak dan mengecek jawabannya berkali-kali
- Terdapat n
jumlah jawaban yang mungkin
- Setiap
kemungkinan jawaban membutuhkan waktu yang sama untuk mengeceknya
- Tidak ada
petunjuk jawaban mana yang kemungkinan benarnya lebih besar: memberi jawaban dengan asal tidak berbeda dengan mengeceknya dengan urutan tertentu.
Tentang quantum gates dan algoritma
shor , Algoritma Shor didasarkan dari sebuah teori bilangan: fungsi F(a) =
xamod n adalah feungsi periodik jika x adalah bilangan bulat yang relatif prima
dengan n. Dalam Algoritma Shor, n akan menjadi bilangan bulat yang hendak
difaktorkan. Menghitung fungsi ini di komputer konvensional untuk jumlah yang
eksponensial akan membutuhkan waktu eksponensial pula. Pada masalah ini
algoritma quantum shor memanfaatkan pararellisme quantum untuk melakukannya
hanya dengan satu langkah. Karena F(A) adalah fungsi periodik, maka fungsi ini
memiliki sebuah periode r. Diketahui x0mod n = 1, maka xr mod n =1, begitu juga
x2r mod n dan seterusnya. Di bawah ini adalah contoh gambar quantum computing :
Referensi
1. http://www.fisikaunri.org/node/24
2. http://tech19.wordpress.com/2009/12/11/google-meriset-quantum-komputer/
3. http://prakom.bps.go.id/?page=3&tgl=200803011948
4. http://quantumstudyclub.blogspot.com/2008/03/quantum-computer.html
5. http://flashintata.blogspot.com/2013/05/quantum-computation.html
6. http://www.komputasi.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1152643054
7. http://en.wikipedia.org/wiki/Grover’s_algorithm
8. http://annisa-anggi.blogspot.com/2014/04/implementasi-quantum-computing.html
9. http://wayansuryaadi.blogspot.com/2014/05/quantum-computing.html
10.http://maya-ardiati-fst12.web.unair.ac.id/artikel_detail-117049-Prokom-Artikel%20Quantum%20Computing%20Dan%20Quantum%20Crypto.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar