Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
Pada postingan kali ini, saya akan
membahas tentang website dan jaringan internet guna memenuhi tugas mata kuliah
softskill Pengantar Web Science. Ok langsung saja brooo :D
WEBSITE
Siapa sih yang tidak tahu atau tidak
pernah mendengar kata website? Lalu apa sebenarnya definisi dari website?
Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman - halaman situs, yang
terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam
World Wide Web ( WWW ) di dalam Internet. Sebuah halaman web biasanya berupa
dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang
selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu sebuah protokol yang menyampaikan
informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web
browser. Semua publikasi dari website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan
informasi yang sangat besar.
Halaman - halaman dari website dapat
diakses melalui sebuah URL yang biasanya disebut Homepage. URL ini mengatur
halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink - hyperlink
yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka
sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan. Beberapa website
membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bisa mengakses sebagian
atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada beberapa situs - situs
bisnis, situs - situs e-mail gratis, yang membutuhkan subkripsi agar kita dapat
mengakses situs tersebut.
Sejarah Website
Penemu situs web adalah Sir Timothy
John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan
pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web
adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama
peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana
Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.
Sebuah situs web bisa berupa hasil
kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari suatu
organisasi, perusahaan. biasanya pembahasan dalam sebuah situs web merujuk pada
sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah situs
web bisa berisi pranala yang menghubungkan ke situs web lain, demkian pula
dengan situs web lainnya. Hal ini terkadang membuat perbedaan antara situs web
yang dibuat oleh individu ataupun perseorangan dengan situs web yang dibuat
oleh organisasi bisnis menjadi tidak begitu jelas.
Situs web biasanya ditempatkan pada
server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan
perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta
menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai Server HTTP (HTTP
Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Services (IIS).
Macam
- Macam Situs Web
1. Website Static
Adalah salah satu bentuk website yang
isi didalam website tersebut tidak dimaksudkan untuk di update secara berkala,
dan biasanya di maintenance secara manual oleh beberapa orang yang menggunakan
software editor. Ada 3 tipe kategori software editor yang biasa dipakai untuk
tujuan maintaining ini, diantaranya :
Elemen
1 Penyunting Teks.
Contohnya adalah Notepad atau
TextEdit, dimana HTML diubah didalam program editor tersebut.
Elemen
2 WYSIWYG Editor.
Contohnya Microsoft Frontpage dan
Macromedia Dreamweaver, dimana situs di edit menggunakan GUI (Graphical User
Interface) dan format HTML ini secara otomatis di generate oleh editor ini.
Elemen
3 Editor Yang Sudah Memiliki Template.
Contohnya Rapidweaver dan iWeb, dimana
editor ini memperbolehkan user untuk membuat dan mengupdate websitenya langsung
ke server web secara cepat, tanpa harus mengetahui apapun tentang HTML. Mereka
dapat memilih template yang sesuai dengan keinginan mereka, menambah gambar
atau obyek, mengisinya dengan tulisan, dan dengan sekejap mereka sudah dapat
membuat situs web tanpa harus melihat sama sekali kode - kode HTML.
2. Website Dynamic
Adalah website yang secara berkala,
informasi didalamnya berubah, atau website ini bisa berhubungan dengan user
dengan berbagai macam cara atau metode ( HTTP cookies atau Variabel Database,
sejarah kunjungan, variabel sesi dan lain-lain ) bisa juga dengan cara
interaksi langsung menggunakan form dan pergerakan mouse. Ketika web server
menerima permintaan dari user untuk memberikan halaman tertentu, maka halaman
tersebut akan secara otomatis di ambil dari media penyimpanan sebagai respon
dari permintaan yang diminta oleh user. Sebuah situs dapat menampilkan dialog
yang sedang berlangsung diantara dua user, memantau perubahan situasi, atau
menyediakan informasi yang berkaitan dengan user.
Ada banyak jenis sistem software yang
dapat dipakai untuk meng - generate Dynamic Web System dan Situs Dynamic,
beberapa diantaranya adalah ColdFusion (CFM), Active Server Pages (ASP), Java
Server Pages (JSP) dan PHP, bahasa program yang mampu untuk meng – generate
Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs termasuk didalamnya berisi
informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau bisa juga menggunakan
teknologi berbasis XML, contohnya adalah RSS. Isi situs yang statis secara
periodik di generate, atau apabila ada keadaan dimana situs tersebut
membutuhkan untuk dikembalikan kepada keadaan semula, maka situs itu akan di
generate, hal ini untuk menghindari kinerjanya supaya tetap terjaga. Plugin
tersedia untuk menambah banyaknya feature dan kemampuan dari web browser,
dimana, plugin ini dipakai untuk membuka content yang biasanya berupa cuplikan
dari gambar bergerak (active content) contohnya adalah Flash, Shockwave atau
applets yang ditulis dalam bahasa JAVA. Dynamic HTML juga menyediakan untuk
user supaya dia bisa secara interaktif dan realtime, meng - update di web page
tersebut ( catatan : halaman yang dirubah, tak perlu di load atau di reloaded
agar perubahannya dapat dilihat ), biasanya perubahan yang dilakukan mereka
memakai DOM dan Javascript yang sudah tersedia pada semua Web Browser sekarang
ini.
Seperti yang tertulis di atas, di luar
sana ada beberapa perbedaan dalam penulisan dari terminologi website. Walaupun
“Website“ sudah secara umum dipakai, namun untuk Associated Press Stylebook,
Reuters, Microsoft, Academia, dan kamus - kamus yang ada, penulisan yang mereka
pakai adalah dengan menggunakan 2 kata, yaitu Web Site. Hal ini karena “ Web “
bukanlah terminologi umum, namun kependekan dari World Wide Web.
Cara
Kerja Web
Adapun
cara kerja web adalah sebagai berikut:
1. Informasi web disimpan dalam dokumen
dalam bentuk halaman-halaman web atau web page.
2. Halaman web tersebut disimpan dalam
computer server web.
3. Sementara dipihak pemakai ada computer
yang bertindak sebagai computer client dimana ditempatkan program untuk membaca
halaman web yang ada di server web (browser).
4. Browser membaca halaman web yang ada
di server web.
Fungsi
Web
1. Fungsi komunikasi
Situs web yang mempunyai fungsi
komunikasi pada umumnya adalah situs web dinamis. Karena dibuat menggunakan
pemograman web (server side) maka dilengkapi fasilitas yang memberikan
fungsi-fungsi komunikasi, seperti web mail, form contact, chatting form, dan
yang lainnya.
2. Fungsi informasi
Situs web yang memiliki fungsi
informasi pada umumnya lebih menekankan pada kualitas bagian kontennya, karena
tujuan situs tersebut adalah menyampaikan isisnya. Situs ini sebaiknya berisi
teks dan grafik yang dapat di download dengan cepat. Pembatasan penggunaan
animasi gambar dan elemen bergerak sepertio shockwave dan java diyakini sebagai
langkah yang tepat, diganti dengan fasilitas yang memberikan fungsi informasi
seperti news, profile company, library, reference,dll.
3. Fungsi entertainment
Situs web juga dapat memiliki fungsi
entertainment/hiburan. Bila situs web kita berfungsi sebagai sarana hiburan
maka penggunaan animasi gambar dan elemen bergerak dapat meningkatkan mutu
presentasi desainnya, meski tetap harus mempertimbangkan kecepatan downloadnya.
Beberapa fasilitas yang memberikan fungsi hiburan adalah game online, film
online, music online, dan sebagainya.
4. Fungsi transaksi
Situs web dapat dijadikan sarana
transaksi biisnis, baik barang, jasa, atau lainnya. Situs web ini menghubungkan
perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik.
Pembayarannya bisa menggunakan kartu kredit, transfer, atau dengan membayar
secara langsung.
Metodologi
Web Science
Web Science merupakan kajian sains
dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah ilmu, maka pertanyaan mendasar
adalah bagaimana keilmuan ini melakukan metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer
melakukan pendekatan terhadap Web untuk pemahaman dan relasinya dengan domain
sosial secara luas dan inovasi apa yang dapat dilakukan.
Berbagai penelitian yang berlangsung
saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph
pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai
contoh laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman
(.de) melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model
analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan
determinasi probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh
perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.
JARINGAN
INTERNET
A.
Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah sistem
yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja
bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan
komputer adalah:
1. Membagi sumber daya, seperti berbagi
pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
2. Komunikasi, seperti surat elektronik,
instant messaging, chatting
3. Akses informasi, seperti web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama,
setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak
yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut
pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan
digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer
B.
Protokol jaringan
Protokol adalah sebuah aturan atau
standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan
perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat
diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya.
Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
Protokol perlu diutamakan pada
penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer
atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan
pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari
informasi untuk penyimpanan jangka panjang.
Protokol-protokol
yang sering digunakan adalah:
1. Ethernet
Protokol Ethernet menggunakan metode
kontrol akses media Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection
untuk menentukan station mana yang dapat mentransmisikan data pada waktu
tertentu melalui media yang digunakan. Dalam jaringan yang menggunakan
teknologi Ethernet, setiap komputer akan "mendengar" terlebih dahulu
sebelum "berbicara", artinya mereka akan melihat kondisi jaringan
apakah tidak ada komputer lain yang sedang mentransmisikan data. Jika tidak ada
komputer yang sedang mentransmisikan data, maka setiap komputer yang mau
mengirimkan data dapat mencoba untuk mengambil alih jaringan untuk
mentransmisikan sinyal. Sehingga, dapat dikatakan bahwa jaringan yang
menggunakan teknologi Ethernet adalah jaringan yang dibuat berdasrkan basis
First-Come, First-Served, daripada melimpahkan kontrol sinyal kepada Master
Station seperti dalam teknologi jaringan lainnya.
Jika dua station hendak mencoba untuk
mentransmisikan data pada waktu yang sama, maka kemungkinan akan terjadi
collision (kolisi/tabrakan), yang akan mengakibatkan dua station tersebut
menghentikan transmisi data, sebelum akhirnya mencoba untuk mengirimkannya lagi
pada interval waktu yang acak (yang diukur dengan satuan milidetik). Semakin
banyak station dalam sebuah jaringan Ethernet, akan mengakibatkan jumlah kolisi
yang semakin besar pula dan kinerja jaringan pun akan menjadi buruk. Kinerja
Ethernet yang seharusnya 10 Mbit/detik, jika dalam jaringan terpasang 100 node,
umumnya hanya menghasilkan kinerja yang berkisar antara 40% hingga 55% dari
bandwidth yang diharapkan (10 Mbit/detik). Salah satu cara untuk menghadapi
masalah ini adalah dengan menggunakan Switch Ethernet untuk melakukan
segmentasi terhadap jaringan Ethernet ke dalam beberapa collision domain.
2. Token Ring
Protokol Token Ring adalah sebuah cara
akses jaringan berbasis teknologi ring yang pada awalnya dikembangkan dan
diusulkan oleh Olaf Soderblum pada tahun 1969. Perusahaan IBM selanjutnya
membeli hak cipta dari Token Ring dan memakai akses Token Ring dalam produk IBM
pada tahun 1984. Elemen kunci dari desain Token Ring milik IBM ini adalah penggunaan
konektor buatan IBM sendiri (proprietary), dengan menggunakan kabel twisted
pair, dan memasang hub aktif yang berada di dalam sebuah jaringan komputer.
Spesifikasi asli dari standar Token
Ring adalah kemampuan pengiriman data dengan kecepatan 4 megabit per detik (4
Mbps), dan kemudian ditingkatkan empat kali lipat, menjadi 16 megabit per
detik. Pada jaringan topologi ring ini, semua node yang terhubung harus
beroperasi pada kecepatan yang sama. Implementasi yang umum terjadi adalah
dengan menggunakan ring 4 megabit per detik sebagai penghubung antar node,
sementara ring 16 megabit per detik digunakan untuk backbone jaringan.
Dengan Token-Ring, peralatan network
secara fisik terhubung dalam konfigurasi (topologi) ring di mana data
dilewatkan dari devais/peralatan satu ke devais yang lain secara berurutan.
Sebuah paket kontrol yang dikenal sebagai token akan berputar-putar dalam
jaringan ring ini, dan dapat dipakai untuk pengiriman data. Devais yang ingin
mentransmit data akan mengambil token, mengisinya dengan data yang akan
dikirimkan dan kemudian token dikembalikan ke ring lagi. Devais penerima/tujuan
akan mengambil token tersebut, lalu mengosongkan isinya dan akhirnya
mengembalikan token ke pengirim lagi. Protokol semacam ini dapat mencegah
terjadinya kolisi data (tumbukan antar pengiriman data) dan dapat menghasilkan
performansi yang lebih baik, terutama pada penggunaan high-level bandwidth.
3. AppleTalk
Protokol Apple Talk adalah sebuah
protokol jaringan yang dikembangkan khusus untuk jaringan yang terdiri atas
komputer-komputer Apple Macintosh, yang mengizinkan para penggunanya untuk
saling berbagi berkas dan printer agar dapat diakses oleh pengguna lainnya.
AppleTalk merupakan teknologi yang sudah dianggap usang yang kini telah
digantikan oleh Apple Open Transport, yang juga mendukung AppleTalk itu
sendiri, protokol TCP/IP dan beberapa protokol jaringan lainnya.
AppleTalk adalah sebuah teknologi
jaringan yang hanya mendukung hingga 254 node untuk tiap jaringan fisiknya.
AppleTalk dapat berjalan di atas protokol LocalTalk, sebuah antarmuka serial
RS-499/RS-422 yang terdapat di dalam komputer Apple Macintosh. Pada versi
AppleTalk Phase II yang lebih baru, protokol yang didukung pun semakin luas,
yakni EtherTalk (untuk konektivitas dengan Ethernet), TokenTalk (untuk
konektivitas dengan Token Ring), dan FDDITalk (untuk konektivitas dengan FDDI).
4. FDDI (Fiber Distributed-Data Interface)
Protokol FDDI adalah standar
komunikasi data menggunakan fiber optic pada LAN dengan panjang sampai 200 km.
Protokol FDDI berbasis pada protokol
Token Ring. FDDI terdiri dari dua Token Ring, yang satu ring-nya berfungsi
sebagai ring backup jika seandainya ada ring dari dua ring tersebut yang putus
atau mengalami kegagalan dalam bekerja. Sebuah ring FDDI memiliki kecepatan 100
Mbps.
5. Asynchronous Transfer Mode (disingkat ATM)
Adalah protokol jaringan yang berbasis
sel, yaitu paket-paket kecil yang berukuran tetap (48 byte data + 5 byte
header). Protokol lain yang berbasis paket, seperti IP dan Ethernet, menggunakan
satuan data paket yang berukuran tidak tetap.
Kata asynchronous pada ATM berarti
transfer data dilakukan secara asinkron, yaitu masing pengirim dan penerima
tidak harus memiliki pewaktu (clock) yang tersinkronisasi. Metode lainnya
adalah transfer secara sinkron, yang disebut sebagai STM (Synchronous Transfer
Mode).
C.
Jenis Jaringan Komputer
1. LAN
Local Area Network biasa disingkat LAN
adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti
jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih
kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet
menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100,
atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau
biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat
yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau
komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal.
Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan
hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau
perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi
dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
LAN
mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
- Meliputi wilayah geografi yang lebih
sempit
- Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi
yang disewa dari operator telekomunikasi
- Biasanya salah satu komputer di antara
jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem
di dalam jaringan tersebut.
2. WAN
WAN adalah singkatan dari istilah
teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan
komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer
antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai
jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan
jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna
atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan
komputer di lokasi yang lain.
3. MAN
Metropolitan area network atau
disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data
berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus,
perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari
beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan
jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu
kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
D.
Perangkat Keras Jaringan Komputer
1. Server
Server adalah suatu unit komputer yang
berfungsi untuk mentimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer
dan melayani seluruh workstation dalam jaringan. Biasanya sumber daya dalam
server digunakan bersama-sama oleh pemakai di workstation baik berupa printer,
floppy disk, USB.
2. Workstation
Keseluruhan komputer dalam suatu
jaringan yang terhubung ke file server dan memanfaatkan sumber daya yang ada di
server disebut workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai kartu
jaringan, aplikasi jaringan, kabel untuk menghubungkan komputer lain.
3. Kabel
Dalam workstation akan berfungsi bila
ada kabel yang menghubungkan komputer satu dengan komputer lain. Jenis kabel
yang digunakan adalah:
- Kabel koaksial (Co-Cable)
- Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
- Kabel Fiber Optic
4. Network Interface Card (NIC) atau Kartu
Jaringan
Kartu jaringan merupakan perangkat
yang menyediakan media untuk menghubungkan antar komputer.
E.
Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah, hal yang
menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan,
yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 3
kategori utama seperti di bawah ini.
1. Topologi bintang
Topologi bintang merupakan bentuk
topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau
pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya
menengah.
Kelebihan
- Kerusakan pada satu saluran hanya akan
mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
- Tingkat keamanan termasuk tinggi.
- Tahan terhadap lalu lintas jaringan
yang sibuk.
- Penambahan dan pengurangan station
dapat dilakukan dengan mudah
Kekurangan
- Jika node tengah mengalami kerusakan,
maka seluruh jaringan akan terhenti.
- Perlunya disiapkan node tengah
cadangan.
2. Topologi BUS
Pada topologi Bus, kedua unjung
jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat
digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel
yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat
mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus:
Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap
simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung.
Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah
satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya.
Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu
mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti
bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya
tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana,
murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi
adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif
sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan
trafik seluruh jaringan.
Keunggulan topologi Bus adalah
pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan
mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah
bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan
mengalami gangguan.
Topologi linear bus merupakan topologi
yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan
menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka
komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu
sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk
mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau
tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC
(network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi
terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering
digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan
dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).
3. Topologi Cincin
Topologi Cincin adalah topologi
jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur
melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat
terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi
kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah
jarum jam secara bersamaan.
F.
Model Koneksi Jaringan
1. P2P
Sistem jaringan model peer to peer
memungkinkan seorang pengguna membagi sumber daya yang ada di komputernya, baik
itu berupa file data, printer dan lainlain serta mengakses sumber daya yang
terdapat pada komputer lain. Namun model ini tidak mempunyai sebuah file server
atau sumber daya terpusat, sreluruh komputer mempunyai kemampuan yang sama
untuk memakai sumber daya yang tersedia di jaringan. Model ini didesain untuk
jaringan yang berskala kecil dan menengah.
2. Client Server
Jaringan client srver memungkinkan
jaringan untuk mensentralisasi fungsi dan aplikasi kepada satu atau dua
dedicated file server. Sebuah file server menjadi jantung dari keseluruhan
sistem, memungkinkan untuk mengakses sumber daya dan menyediakan keamanan.
Implementasi
Jaringan Internet pada Dunia Bisnis
Jaringan internet yang ada saat ini
sangatlah berpangaruh besar bagi dunia bisnis yang ada di seluruh dunia. Dalam
hal ini perusahaan bisnis biasa menggunakan jaringan internet LAN dalam
perusahaannya. Selain itu dunia bisnis sekarang dapat menghasilkan keuntungan
yang besar dengan adanya jaringan internet yang ada, dimana
perusahaan-perusahaan bisnis dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan lain
agar bisa mengembangkan produknya. Biasanya aplikasi bisnis yang digunakan
adalah E-Commerce dimana bisnis online dapat di lakukan dimana saja, kapan
saja, dan oleh perusahaan bisnis mana saja dengan menggunakan jaringan internet
yang ada.
Demikian postingan tentang web dan
jaringan internet.
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb.
Referensi
:
Alam, M. Agus J. 2008. Mengenal
Wifi, Hotspot, Lan, dan Sharing Internet. Jakarta : PT Elex Media
Komputindo.
Dewanto, I. Joko. (2006). Web Desain (Metode Aplikasi dan
Implementasi). Yogyakarta: Graha Ilmu.


Alamat Nasional Kantor - Swindon Nationwide Building Society Nationwide Rumah Pipers Way Swindon Inggris SN27 1KS GPS / Kode Pos Geografis Hanya: SN6 1FA
BalasHapusSir / Madam,
Penawaran nasional aman dan tidak aman pinjaman pribadi kepada pelanggan untuk tujuan apapun memulai bisnis baru, perorangan dan bisnis. Pinjaman kami juga diasuransikan untuk keamanan maksimum dan itu adalah transfer online. pinjaman sebesar 10,000.00 Euro untuk 20.000.000,00 euro dengan bunga 1.5%, pinjaman dilunasi dalam jangka waktu antara 1 dan 20 tahun, pinjaman yang tersedia untuk tujuan apapun mengisi ruang untuk mencari nama lengkap: ____________ Alamat: _____________ Jumlah Pinjaman: ____________ Jangka waktu pinjaman: ___________ Telepon: __________. Informasi lebih lanjut tentang pinjaman Nationwide akan dikirim kepada Anda setelah kami menerima aplikasi pinjaman Anda. Nationwide Building Society menganut Kode Lending.
Aplikasi pinjaman Anda sangat dihargai.
Jude Mark staf Akuntan ______________________________ ____ Email: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com